Back to School dan Telepon:)

January 10th, 2011 by aliyyah

Dari hari senin kemarin, tanggal 3 januari, sekolahku sudah masuk kembali lagi. Oh ya untuk teman-teman yang masih dalam masa libur sekolah aku ucapkan selamat libur dan tahun baru 2011 ya :). Bagaimana dengan libur kalian ? menyenangkan sekali pastinya ya ? sama, liburanku juga menyenangkan. Tapi untuk cerita liburanku kemarin kuceritakan lain waktu saja ya, sekarang aku pengen cerita tentang belajarku di sekolah pasca libur :D

Seperti biasa, setiap bulan tema untuk kegiatan belajar di kelasku selalu berganti. Nah untuk bulan ini tema belajar kami adalah “telephone”. Awalnya bu guru (hehehe … sebenarnya kalo di sekolah aku memanggil bu guru dengan sebutan ustadzah, tp kalo sama bunda dan di rumah kami suka menyebut para ustadzah kelasku dengan sebutan bu guru :P ) mengenalkan padaku kalo telepon itu adalah salah satu bentuk alat telekomunikasi. Hmmmm susah betul ya bahasanya ?

Aku sih tidak hafal dengan pengertian telekomunikasi yang bu guru sampaikan di dalam kelas. Tapi aku sangat senang waktu bu guru mengajak kami membuat (lebih tepatnya menempel) telepon. Aku membuat telepon untuk aku bicara dengan bundaku yang ada di kantor. “Halo bunda, bunda lagi apa di kantor ? Aku kangen bunda “. Begitu kira-kira yang ingin kukatakan ke bundaku dengan telepon buatanku, UUUps tapi maaf ya telepon karyaku tidak bisa di foto dan kuperlihatkan ke teman-teman, karena kata bu guru semua hasil karya kami di sekolah dikumpulkan untuk kemudian baru dikembalikan setelah akhir semester 2 nanti :(

img01476-20110109-1409-telpon-6

pegang gagangnya … putar nomornya … kring … halaaaauw bunda !

Nah ceritanya karena di sekolah aku sedang belajar tentang telepon sebagai alat telekomunikasi, hari ini tadi aku diajak ayah dan bundaku trip ke museum telekomunikasi yang ada di TMII. Kata bunda dan ayah agar aku tahu lebih banyak apa sih telepon dan sistem telekomunikasi itu ?

Benar sih kata bunda dan ayah. Dengan aku berkunjung ke museum telekomunikasi, aku jadi lebih tahu banyak tentang telepon dan sistem telekomunikasi. Dari sejarah telepon di indonesia, perkembangan teknologi telepon, bentuk dan model telepon, …. sampai satelit, roket, dan pemancar untuk sistem telekomunikasi. Subhanallah.

img01476-20110109-1409-telpon-4

Roket pembawa satelit

img01476-20110109-1409-telpon-21

replika satelit palapa A

img01476-20110109-1409-telpon-31

pak guru ayah sedang menjelaskan padaku pengiriman sinyal satelit :p

Hmmmm meski lumayan agak susah sebenarnya kupahami , tapi dengan apa yang kulihat di museum tadi alhamdulillah aku punya gambaran. Wah boleh juga nih aku bercita-cita menjadi engineer telekomunikasi  :p

Raportku Semester 1

December 19th, 2010 by aliyyah

raportLama tidak berbagi cerita, alhamdulillah hari ini bunda bisa meluangkan waktu membantuku menuliskan cerita-ceritaku lagi di blog. Memulai cerita setelah sekian bulan (hihihi hampir satu semester rupanya) libur menulis, aku akan bercerita tentang nilai raportku.

Oh ya sebelum aku cerita nilai raport, aku cerita dulu tentang kabar aku dan sekolahanku ya. Alhamdulillah, tidak terasa sudah satu semester aku sekolah. Aku senaaaang sekali sekolah. Berkat doa teman-teman semua, alhadmulillah aku betah dan sangat menikmati bersekolah di sekolah alam dan sains Al Jannah. Teman-temanku jadi bertambah banyak. Aku juga jadi belajar banyak hal. Insya Allah nanti-nanti di blog aku ceritakan juga kegiatan-kegiatan aku di sekolah deh ya, sekarang aku mau cerita dulu nilai raport yang baru diambil bunda dan ayahku hari jum’at kemarin :)

Nilai raport aku tidak seperti nilai raportnya kakak-kakak yang sudah lebih dulu sekolah dari aku. Tidak ada angka (seperti 7,8,9) dan tidak ada huruf (seperti B,C,K). Yang ada singakatan BM (Baru Mulai), MB (Mulai Berkembang), BSH (Berkembang Sesuai Harapan) dan O (Optima). Nilai aku kebanyakan di MB dan BSH. Dua nilai BM untuk hal bersabar dan hal melibatkan orang lain atau obyek.  Dan tidak ada nilai O karena kata guruku nilai O tidk diberikan untuk murid-murid PG :D

Semua aspek perkembangan sama bu guruku dinilai rupanya, makanya buku raport aku tebaaaaaaaaaaal banget. Kata eyangku buku raportku kayak laporan skripsi kakak-kakak mahasiswa yang lagi mengerjakan tugas akhir, hahaha, ada-ada saja ya eyangku. Saking banyaknya item yang dinilai, panjang banget kalau diceritakan satu-satu, aku tulis summary-nya saja ya :p

Begini nih, deskripsi perkembangan aku di semester 1.

Alhamdulillah ananda Aliyyah mengalami perubahan dan peningkatan perkembangan antara lain : nilai-nilai moral agama, sosial emosi, bahasa, kognitif dan fisik motorik. Hal ini terlihat dalam mengikuti berbagai kegiatan di sekolah seperti :

Perkembangan Nilai-nilai Agama dan Moral ananda berkembang dengan baik seperti dapat mengaplikasikan sesuai dengan kemampuan dalam mengenal Al Qur’an dan menghafal surat-surat pendek seperti surat Al Fatihah, Al Ashr dan Al Ikhlas dan mulai mengenal surat Al Kautsar, hadist (jangan marah, masjid, salam, adab makan, kasih sayang). Mulai mengenal gerakan wudhu dan sholat. Doa harian seperti doa kedua orang tua, kebaikan dunia dan akhirat, masuk kamar mandi, keluar rumah dan naik kendaraan.

Perkembangan Sosial ananda berkembang baik seperti dalam berinteraksi dan mengembangkan ketrampilan sosial dengan teman sebaya, dapat menolong dan mengurus diri sendiri dengan sedikit motivasi dan mulai dapat membuat dan mengikuti aturan dengan bimbingan. Bimbingan juga diberikan dalam hal melatih kesabaran dalam menunggu giliran.

Perkembangan Bahasa ananda berkembang sesuai harapan terutama dalam mengikuti kegiatan diskusi dengan responsive dan coperative seperti dapat menceritakan pengalaman secara sederhana sesuai dengan tema dan dapat mendengarkan dengan penuh konsentrasi.

Perkembangan Kognitif ananda Aliyyah berkembang sesuai harapan, ananda dapat membilang secara urut dan mulai mengenal lambang bilangan 1-5.

Perkembangan Fisik Motorik, koordinasi jari dan mata ananda semakin meningkat seperti mulai dapat menggunakan lem secukupnya dengan satu jari. dalam mengikuti kegiatan renang ananda dapat mengikutinya dengan semangat dan mulai diperkenalkan gaya bebas dengan bimbingan. Kegiatan outbond dapat ananda ikuti dengan baik

Begitu kesimpulan hasil perkembangan belajarku salama satu semester kemarin. Panjang ya, hehehe. Tapi aku senang karena bunda dan ayah terus memujiku, kata bunda aku hebat, nilai raportku bagus-bagus, tidak kalah sama teman-teman sekelas aku yang usianya lebih tua dariku. Xixixixi terima kasih ayah … terima kasih bunda untuk doa dan dukungan yang diberikan untuk aliyyah. Insya Allah besok Aliyyah akan lebih baik dan lebih baik lagi. amin :)

Ramadhan 1431 H ku … :) part 1

August 17th, 2010 by aliyyah

Hari rabu-jum’at tgl 11-13 Agustus kemarin, aku libur sekolah. Kata ustadzah kelasku, kemarin kami diliburkan karena menghormati hari-hari pertama ibadah puasa. Aku belum tahu benar sih apa puasa itu, tapi ustadzahku bilang puasa itu tidak boleh makan dan minum. Terus kata bunda puasa itu selain tidak boleh makan dan minum, juga tidak boleh nakal dan marah. Jadi karena itu semua berat, agar awal ibadah puasanya lancar, kami semua diliburkan. Alhamdulillah :D

Hi hi hi, aku sih tidak berpuasa seperti puasanya orang-orang yang sudah besar. Aku kan masih kecil, umurku saja baru 2.9 th. Kata bunda untuk anak-anak seusia aku, puasa masih belum diwajibkan. Tapi, meski masih kecil dan belum diwajibkan, kata bundaku juga aku tetap harus menjalankan dan mengisi bulan ramadhanku. Lalu bagaimana caranya ya ? aku kan tidak mungkin tidak makan dan minum susu :)

Ternyata kata bunda, cukup dengan menahan diri tidak makan dan minum di tempat umum itu sama saja aku belajar dan menghormati puasa. Pantas, beberapa hari ini aku selalu makan di rumah. Padahal biasanya kalau sore, aku kan makannya sambil jalan-jalan atau bersepeda keliling komplek. Jadi, agar tidak mengganggu puasa kakak-kakak yang biasanya kujumpai waktu jalan-jalan, sekarang aku makannya di rumah. Baru kalau sudah selesai makan, aku bermain sepeda atau jalan-jalan keliling komplek.

bersepeda

Terus selama bulan puasa ini aku juga dikasih tahu bunda untuk lebih sering ke masjid sholat berjamaah dan memperbanyak sedekah. Kata bunda, kalau aku shalatnya berjamaah dan di masjid, pahala dari Allah untukku menjadi lebih banyak. Coba, kalau sholat di rumah pahalnya cuma 1 terus kalau di masjid pahalanya dapat 7 atau bahkan lebih, aku  kan pilih yang dapat pahalnya banyak ;)

Kalau hari-hari biasa, karena ayah dan bunda masih suka pulang malam, kadang aku ke masjidnya sama om Heyi, sholat maghrib. Tapi kalau akhir pekan atau hari libur seperti saat ini, aku ke masjidnya lengkap sama ayah, bunda dan bibik, dan ngga cuma magrib … tapi sama sholat subuhnya juga. Ngga sama sholat tarawehnya sekalian, karena bunda tidak ijinkan. Hi hi hi, malah bunda yang ngga tega ternyata ya, padahal aku senang-senang aja sholat berjamaah di masjid. Alasannya kalau sholat taraweh, waktunya sampai lama dan malam. Mungkin bunda khawatir aku malah tertidur di masjid ya, atau malah rewel minta pulang padahal sholat tarawehnya belum selesai. Ya sudahlah namanya juga masih belajar, ngga pa pa sedikit sedikit dulu, nanti kalau sudah besar baru full menjalankan puasa dan ibadah di bulan ramadhan … demikian kata bunda padaku.

Selamat menjalankan puasa dan ibadah di bulan ramadhan ya teman-teman, semoga mendapat pahala yang banyak dari Allah SWT … amin :)

Aku dan MOS Al Jannah

July 25th, 2010 by aliyyah

renangTeman-teman tahu istilah MOS ? Benar, MOS adalah kependekan dari Masa Orientasi Sekolah. Untuk memulai kegiatan belajar mengajar murid-murid baru Sekolah Alam dan Sains Al Jannah, termasuk aku di tingkat play group, sekolahku menyelenggarakan MOS selama tiga minggu. Hmmm … terdengar mengerikan ya ? begitulah tanggapan bunda saat pertama kalinya ustadzah Ine menginformasikan kami akan menjalani masa MOS 3 minggu. Tapi alhamdulillah, ternyata kegiatan MOS di sekolahku tidak menyeramkan seperti yang bunda khawatirkan :)

Dua dari tiga minggu masa orientasi sekolah yang sudah aku jalani, alhamdulillah berlangsung lancar dan menyenangkan. Namanya juga orientasi, masa masa untukku dan teman-teman mengenal dan beradaptasi dengan kegiatan-kegiatan sekolah termasuk lingkungan, ustadzah-ustadzah dan juga teman-teman sekelas/sekolah. Minggu pertama sejak bunda tidak lagi mengantarkan dan mendampingi aku di sekolah (hari rabu), sebenarnya aku sudah langsung berani ditinggal pengasuhku. Bibik menungguku di luar kelas. Hanya saja karena teman-temanku yang lain masih banyak yang menangis dan minta ditunggui bunda atau pengasuh mereka, aku kadang suka terbawa ingin ditunggui bibik juga. Tapi karena ustadzah selalu bisa menentramkan hatiku, alhamdulillah aku tidak sampai ditunggui bibik di dalam kelas sampai sekarang.

Minggu kedua ustadzah lebih tegas lagi melarang para bunda dan pengasuh mendampingi kami dalam kelas. Sama sekali kami tidak boleh didampingi siapapun di dalam kelas. Malah menunggu di luar kelas pun, pendamping tidak diperbolehkan. Bibik cerita kepada bunda katanya di hari selasa minggu kedua kemarin ini, bibik dan teman-temannya sesama pendamping “diusir” satpam sekolah karena menunggu di luar kelas. Bibik dan teman-temannya disuruh menunggu di lapangan futsal yang letaknya agak jauh dari kelas kami. Wow heboh sudah pasti. Teman-teman yang masih belum bisa ditinggal bunda atau pengasuhnya pada menangis jejeritan memanggil bunda-bunda dan “mbak-mbak” mereka. Alhamdulillah aku tidak ikut termasuk mereka yang menangis :D

Kini, dua minggu sudah aku belajar mandiri di sekolah Al Jannah. Beragam aktivitas dan kegiatan “belajar” di sekolah sudah mulai “full” kujalani. Jika minggu pertama kemarin aku belajar cuma sampai jam 10, mulai minggu kedua belajarku full sampai jam 11. Dimulai dengan kegiatan ikrar dan senam jam 7.45, kemudian belajar didalam atau diluar kelas (tergantung materi/tema), snack time, lanjut lagi ke diskusi/pembahasan materi bersama ustadzah dan teman-teman, lalu berakhir jam 11.

Oh ya, ngomong-ngomong tentang materi belajar, yang kudapatkan insya allah semuanya menyenangkan. Karena menerapkan sistem sentra, aku dan teman-teman suka diajak ustadzah berpindah-pindah tempat “belajar”. Kadang di kelas sebelah yang menjadi sentra seni peran, kadang di halaman sekolah, kadang di mini zoo, di gazebo, atau justru di kelas sendiri yang menjadi sentra seni dan kreativitas. Jadi tidak terasa kalau sedang belajar ya, habis kayak lagi main-main sih, he he he. Waktu belajar di sentra peran kemarin, aku dan teman-temanku diajak ustadzah bermain dokter-dokteran. Tahu apa peranku ? hi hi hi, aku berperan sebagai kasir. Tuh kan seru, kami sekelompok berperan masing-masing menjadi dokter, suster, pasien, apoteker, dan kasir. Subhanallah ya :)

Meski MOS belum berahkir tapi insya Allah aku sudah mulai menikmati kegiatan di sekolahku. Uuups masih satu sih yang belum, ikrar di pagi hari. Aku masih suka mood-mood an mengikutinya. Kalau lagi mau aku semangat kalau lagi ngga … ya minta gendong bibik. Hi hi hi, tapi ini kan kegiatan pembuka yang masih di luar kelas, jadi menurutku ngga papa ngga mengikutinya. Toh kalau sudah mulai pada berbaris tanda masuk kelas, aku selalu bersemangat mengikutinya. Hmmm buatku, kalau di luar kelas pagi hari enaknya bermain-main ayunan, perosotan, jungkat-jungkit daaaaan yang lainnya. Kalau disuruh ikrar, musti berbaris dan berdiri dilapangan ngga enak, ngga nyenengin :p

Hari Pertamaku di Sekolah Al Jannah

July 12th, 2010 by aliyyah

Hari ini adalah hari pertamaku sekolah di al Jannah. Aku senaaaaaang sekali, lebih-lebih di hari pertama ini bunda mengantar dan mendampingi aku ke sekolah. Dari semalam bunda sudah menghubungi pak Yanto, driver mobil jemputan sekolahku …. dan kata pak Yanto aku akan dijemput sekitar pukul 1/2 7 pagi. Dan tadi pagi, alhamdulillah seperti biasa aku bangun jam 5. Setelah puas bercengkerama dengan ayah dan bunda, dan bermain-main sejenak dengan Cathy si kucing kesayanganku, aku mandi. Jam enam aku sudah cantik dengan baju seragam baruku dan berkerudung. Sementara sambil menunggu bunda selesai mandi dan dandan, aku sarapan disuapin bibik Sila. Kemudian menunggu mobil jemputan sekolan …. duh kok lama ya jemputannya, sampai ngantuk niy  :(

img00544-20100712-06221

Huuuuaaaah ayah, lama amat sih mobil jemputanya …

Jam 7 kurang 15 menit mobil jemputan datang, setelah salim dan pamit ayah, aku dan bunda bergegas masuk ke dalam mobil. Agak lama sih nyampainya di sekolah, karena kami masih berputar-putar dulu di kompleks menjemput kakak-kakak lain yang juga ikut mobil jemputan sekolah. Hampir jam 1/2 8 akhirnya aku dan bunda sampai sekolah. Waaaah teman sekolahku masih baru satu yang datang ternyata. Setelah mengucap salam pada ustadzah Inne dan Nina (panggilan untuk kedua buguruku), aku minta ditemani bunda bermain-main di halaman sekolah dulu. Wah aku senang sekali, aku bisa puas bermain jungkat-jungkit, perosotan, titian, dan ayunan :D

Setelah satu persatu teman-teman kelasku datang, aku sudahi bermain-mainku. Lalu sama bunda aku diajak ke kelas untuk bergabung dengan teman-teman dan ustadzah. Wow temanku banyak, ada 9. Mereka adalah Ezha,Rasha,Hilmi,Iqbal (teman-teman putra) dan Nindy, Nava, Nazwa,dan Zalikha (teman-teman putri), dan seorang lagi Faiz (putra) adalah temanku yang abk. Subhan allah.

img00555-20100712-08142

bersama teman-teman membuat barisan

img00556-20100712-08183

Hayo aku yang mana ?

img00558-20100712-08474

Menggambar

Di kelas, selain berkenalan, aku juga diminta ustadzah menggambar dan menceritakan hasil gambaranku. Upps bunda lupa memotret rupanya, tapi yang kugambar tadi adalah ular, awan, pohon, dan matahari. Kata ustadzah Ikke … imajinasi atau daya khayalku sudah mulai berkembang,xi xi xi padahal gambaranku masih belepotan lho :D

Secara keseluruhan, kata bunda, di hari pertama sekolah tadi aku pintar. Karena aku tidak menangis atau ngelendot manja ke bunda. Ke ustadzah dan teman-teman juga bersikap manis. Kalau ustadzah mengajarkan sesuatu aku mau memperhatikan. Aku tidak malu lho disuruh ustadzah berbaris, membentuk lingkaran, membaca doa, cuci tangan, dan lain-lainnya. Meski sempat juga aku dinakali teman-teman, aku juga tidak menangis atau membalasnya. Aku ajak mereka bermain bersama dan bergantian meminjamkan mainan yang kupegang. Alhamdulillah hari pertama sekolahku sangat menyenangkan. Doakan mudah-mudahan aku betah di sekolah baruku ini ya, amin.

Keluarga Baruku

June 21st, 2010 by aliyyah

Uuuuggh lama benar bunda tidak mempostingkan cerita-ceritaku ya. He eh nih beberapa bulan terakhir ini bunda memang terlihat sangat sangat sibuk. Hampir setiap hari pulangnya dari kantor selalu malam. Meski juga ngga sampai larut, tetap saja itu membuat bunda capek. Jadi kalau bunda ngelonin aku, setelah aku tidur bundapun akan ikut-ikutan tidur. Saking lelahnya bunda …

Lama tidak cerita-cerita, aku ingin memperkenalkan pada teman-teman dua anggota baru keluargaku yang sangat kusayang dan kucintai :). Pertama aku ingin memperkenalkan Cathy. Cathy adalah anak kucing persia-anggora peliharaan baruku. Hihihi, kalau dulu aku pernah cerita belum diijinin ayah pelihara binatang-binatang berbulu, sekarang ayah sudah mengijinkannya. Ayah pula yang menghadiahkan cathy ini untukku lho …  hampir 2 bulan lalu. Berbulu abu-abu, cathy ini anak kucing yang sangat pintar, ramah dan tidak suka menggigigit. Aku jadi tidak takut bermain-main dan menggendong Cathy. Coba deh teman-teman lihat foto Cathy-ku, cantik ya :D

img00188-20100523-131611img00272-20100530-090021

Selain Cathy, aku juga mau memperkenalkan adik sepupu baruku. Namanya adik Akbar Raja Respati Tsaqif, putra pertama Om Heyi (adik bunda) dan tante Dyah. Dipanggil de Tsaqif, adikku ini lahir tanggal 10 juni kemarin. Karena masih kecil, dedek Tsaqif masih belum bisa kuajak bermain bersama. Pekerjaannya bobok, nenen, nangis … bobok, nenen, nangis … gimana aku bisa ajak main bersama dedek Tsaqif ya. Eh tapi kata bunda aku juga dulu seperti itu dhing, jadi aku harus memaklumi dan bersabar menunggu dedek Tsaqif besar sedikit untuk kuajak bermain bersama :D.

img00346-20100612-115631

Tapi meski belum bisa kuajak bermain bersama, aku sayaaaaaang sekali sama adikku ini. Aku suka membelai-belai dan menciumi pipi dedek Tsaqif. Oh ya dedek Tsaqif ini tinggal di rumah eyang, jadi karena rumah eyang dengan rumah aku dekat, setiap hari aku pasti mengunjungi dedek Tsaqif. Kalau pagi aku juga selalu menemani dedek Tsakqf dijemur, terus kalau dedek Tsaqif mengompol aku juga sudah bisa membantu tanteku mengambilkan popok untuk ganti. Aku sudah besar ya ternyata, he he he. Selamat datang dedek Tsaqif, kakak Aya menyayangimu     :-)

Liburanku di Rumah Eyang

April 21st, 2010 by aliyyah

Selama satu minggu, 9-16 april kemarin aku berlibur di rumah eyangku di Karanganyar-Kebumen*). Tahu tidak aku liburannya cuma sama eyang (putri) dan bibiku saja lho. Bunda dan ayah tidak ikut. Awalnya sih  … aku diajak eyang untuk menemaninya pulang kampung. Hihi, selepas ditinggal berangkat tante Lastny PTT (Praktek Tidak Tetap, dokter) di Kota Baru - Kalimantan Selatan, katanya eyang kesepian. Jadi biar ngga teringat-ingat terus tante Lastny, eyang pengen liburan dulu di kampung halaman.

Aku sih mau-mau saja diajak eyang pulang kampung. Kan di kampung eyang ada juga tante Saras, Tante Lidya, dan om Alif. Mereka semua adalah saudaraku yang kalau libur sekolah selalu datang berlibur ke rumahku. Karena aku kangen, pengen ketemu, dan bermain-main bersama mereka, aku langsung semangat begitu eyang maksa ajak aku “Aliyyah ikut eyang pulang kampung ya … !”. Sssst, tapi aku kan mesti mendapat ijin dari ayah dan bunda dulu ya. Alhamdulillah, akhirnya ayah dan bunda mengijinkan aku ikut pulang kampung bersama eyang. Sekalian buat aku liburan demikian kata bunda, karena semenjak sekolah aku belum pernah dapat liburan (masa sekolahku ngga ada liburan cawu atau semesteran :(  ). Hanya saja, karena ayah dan bunda tidak bisa mengambil cuti, itu berarti ayah dan bunda tidak akan ikut berlibur menemani aku. Hohoho, tidak masalah … aku kan sudah besar, sudah hampir 2.5 tahun. Aku berani kok pergi ke rumah eyang tanpa ditemani ayah bunda. Bibik Sila aja yang ikut sudah cukup, biar eyang tidak terlalu repot harus menjaga aku seorang diri selama berada di kampung :).

Hari jum’at pagi, tgl 9, aku diantar ayah dan bunda ke stasiun Jatinegara. Yup, perjalanan aku ke rumah eyangku yang di kampung memang mau naik kereta api. Dan ini adalah kali keduaku naik kereta ke rumah eyang setelah yang pertama dulu berumur 4 bulan. Amboi senang sekali aku naik kereta. Hehehe, padahal kereta apinya bukan yang ada AC-nya lho (baca eksekutif), tapi karena aku bersemangat … aku bisa merasa nyaman sepanjang perjalanan. Wah naik kereta api memang sangat mengasyikkan ya … lebih-lebih kalau pas berhenti di stasiun-stasiun besar. Wooow …. banyak sekali kereta apinya yang lagi pada berhenti dan antri jalan. Berangkat jam 1/2 9 pagi dari Jati negara, jam 4 sore aku, eyang, dan bibik sudah sampai di stasiun Karanganyar. Hmmm tidak terasa ya. Dan suprised, aku dijemput tante Saras dan tante Lidya. Horay !

Di kampung aku senang sekali. Temanku jadi tambah banyak. Selain tante-tante dan omku, aku juga dapat kenalan-kenalan baru. Ada kakak Zahra dan adiknya - dedek Fahri, dan teman-teman yang lain yang aku tidak hafal namanya. Mau tahu kegiatanku selama di kampung ? bermain … bermain … dan bermain. Bermain kejar-kejaran, mobil-mobilan, boneka … dan sebagainya. Puas sekali bermainku, karena di kampung aku tidak bermain sendiri seperti yang biasa kulakukan di Jakarta. Lebih asyik dan seru bermain bersama teman dari pada sendirian bukan ? Lalu sorenya aku ikutan teman-teman baruku mengaji di mushola dan sholat maghrib berjamaah.

foto0071

Aku, tante Saras, dan om Alif

foto0181

Bermain ombak bersama Tante dan Eyang

foto0291

Bermain pasir

Selain bermain, aku juga habiskan liburanku dengan piknik ke pantai dan silaturahmi ke rumah saudara di Wonosobo. Hihihi, eyang tahu aja ya kalau aku suka bermain ombak dan pasir di pantai, jadi aku diajak piknik kesana. Apalagi pantai di kampung eyang … wah mbetahin banget. Ngga seperti pantai-pantai di Jakarta (yang di Ancol itu lho), pantai di kampung eyang masih bersih dan sepi pengunjung. Mau bermain pasir dan ombak jadi ngga rebutan tempat :). Terus aku juga diajak eyang dan uyutku bermain ke rumah eyang tante Wiwik … adiknya eyang yang tinggal di Wonosobo. Baru satu kali kemarin aku ke Wonosobo. Katanya ada tempat wisata yang terkenal, Dieng. Tapi aku tidak kesana … habis jauh sih, lagian karena perginya sama “para” eyang kan jadi ngga seru. Kalau aku capek, siapa coba yang mau gantiin bik Sila-ku gendong aku, hehehe. Syukurlah di rumah eyang Wiwik ada banyak sekali kelinci, jadi aku betah-betah saja bermain di sekitar rumah. Wooow, ternyata eyang tanteku peternak kelinci to … pantesan banyak sekali kelincinya. Pengen sih aku minta buat kupelihara, tapi …. ayah pasti tidak mengijinkan. Karena saat ini aku memang masih belum diperbolehkan ayah memelihara binatang apapun yang berbulu. Hiks padahal kelincinya cantik-cantik sekali :(

Satu minggu di rumah eyang kayaknya masih baru sebentar. Harus cepat-cepat balik Jakarta. Huuuuh, bunda telpon-telpon melulu. Hampir setiap jam bunda menelponku dan selalu saja nanyain kapan aku pulang. Katanya kangen berat. Gitu ya ? Duh kasihan sekali bundaku … pasti sedih dan kesepian ya ditinggal aku. Yipie bunda, aku tidak akan memperlama liburanku di kampung. Alhamdulillah eyang memahami, meski katanya belum begitu puas, tapi eyang mau “mengembalikan” aku ke Bunda sesegera mungkin. Pas satu minggu di kampung, hari Jum’atnya, tanggal 16, aku, eyang dan bibik Silaku kembali pulang ke Jakarta. Alhamdulillah pulangnya ke Jakarta, kami dapat kereta yang ber-AC, perjalanan jadi lebih nyaman dan tidak melelahkan. Terima kasih ayah, bunda atas ijin yang diberikan. Dan terima kasih juga eyang … untuk liburan yang begitu mengesankan. I Love U all, mmmuah.

note *) Eyang Aliyyah sebenarnya saat ini tinggal di Cibubur, berdekatan dengan rumah bunda Aliyyah. Hanya saja kalau pas pengen liburan atau kangen suasana kampung, biasana secara berkala, eyang akan pulang ke rumahnya yang di kampung .

Melihat Lebih Dekat Balon Udara

March 28th, 2010 by aliyyah

Hari Sabtu, masih pagi sekali, sebelum subuh kemarin, bunda heboh banget cium-cium pipiku. Hmmm, bunda pasti lagi mau membangunkan aku. Hehehe, begitulah gaya bundaku kalau mau membangunkan tidurku sebelum waktunya bangun, cium-cium pipi, perut, rambut … semuanya bergantian sampe aku benar-benar terbangun. Awalnya sih aku diam saja waktu dicium-cium bunda, tetep merem … lha wong masih ngantuk kok, hehehe. Tapi … terus bangun waktu bunda “Oh jadi aya benar nih ngga mau ikut ayah dan bunda nonton balon udara di Sentul ?”. Hah … nonton balon udara ? ngga mau ikut ? No … no … no bunda, tentu saja aku mau ikut :D

23798_383115018483_706233483_3613608_2680296_n1

23798_383114988483_706233483_3613603_5052960_n1

23798_383115033483_706233483_3613611_7026074_n1

Aneka Bentuk Balon Udara

Tepat jam 6 aku, ayah dan bunda meluncur ke Sentul. Masih pagi ya, bibik aja masih belum selesai memasaknya tuh, xixixi. Dan karena ngga begitu jauh dari rumah, belum sampai jam 7 aku sudah sampai sana. Ya ampuuuuun, meski kayaknya dah berangkat pagi-pagi banget ternyata pengunjung lain sudah banyak yang duluan datang. Ayah saja sampai agak susah tuh ngedapetin tempat parkir yang “paling” dekat dengan lokasi :(

23798_383115023483_706233483_3613609_7943134_n1

23798_383115028483_706233483_3613610_7949732_n1

23798_383115043483_706233483_3613613_115928_n1

Balon Udara Statis

Balon udara satu persatu sudah mulai terbang ketika aku tiba. Subhanallah …. indah-indah sekali balon udaranya. Warna-warni dan bentuknya juga lucu-lucu. Ada yang berbentuk gajah pink, celana jeans biru, … sampai balon udara yang berkacamata. Aih … aih ngga sabar deh pengen coba ikutan naik dan berpetualang (seperti judul acaranya 1st Indonesian Hot Air Baloons Adventure) dengan balon udara yang indah-indah itu. Sayang, untuk bisa naik harus ngantri beli tiketnya. Padahal antreannya sudah panjang sekali. Bundapun yang sudah ikutan ngantri akhirnya menyerah, ngga tahan katanya (kepanjangan ya bunda antriannya :) ). Ya sudah lagian juga ternyata untuk hari sabtu kemarin, pendaftaran “calon penumpang” balon udara sudah ditutup, jadi daripada maksain ngantri … kata ayah mending putar-putar dan foto-foto.  Baru kali ini aku menyaksikan balon udara langsung, biasanya aku hanya bisa melihatnya di TV. Menakjubkan !

Sepeda Baru

March 14th, 2010 by aliyyah

Satu minggu ini aku lagi sukaaaa banget naik sepeda, mencoba sepeda roda empat baru hadiah dari eyang kakung tersayangku, tepat di 28 bulan usiaku :). Ngga cuma dirumah, ke rumah eyang, bahkan pergi sekolahpun aku naik sepeda. Sendiri kukayuh, tidak ada yang boleh memegangiku, kecuali terpaksa, hehehe.

dsc034631dsc034691

Kring … kring … goes … goes !

Diatas foto aku dan sepeda baruku, waktu kupakai jalan-jalan pagi sama ayah dan bunda di kompleks perumahan kami. Terima kasih ya eyang hadiah sepedanya. Aya sayaaaang deh sama eyang, mmmuah.

Diterima di Sekolah Al Jannah & Pertama kalinya Aku Sekolah diantar Bunda

February 28th, 2010 by aliyyah

Alhamdulillah diterima di Sekolah Al Jannah :)

dscn15201

Terima kasih ayah, bunda … hadiahnya. ILU

“Terima kasih bunda, ini hadiah apa?”, tanyaku pada bunda saat membangunkan tidurku suatu pagi. Iya sayang, itu hadiah dari ayah dan bunda karena Aliyyah lulus observasi dan diterima si sekolah Al Jannah. Ayah dan bunda bahagia karena Aliyyah pintar, waktu ditanya miss Emi mau jawab, ngga malu lagi, dan ngga nangis. Oooo, jadi dua bungkus kado yang setelah kubuka ternyata isinya play dough dan balon anak lumba-lumba ini adalah hadiah dari ayah dan bunda karena aku diterima di Sekolah Al Jannah. Duuuh senangnya hatiku :D

Hari sabtu minggu lalu, tanggal 20 februari, aku memang habis menjalani observasi kesiapan masuk sekolah di Sekolah Alam dan Sains: Islamic Full Day School Al Jannah. Setipe dengan observasi yang bulan lalu kujalani di Sekolah Al Azhar Syifa Budi, di Al Jannah kemaren aku juga diobservasi banyak hal sama miss Emi (wakil sekolah Al Jannah yang ditunjuk untuk mengobservasi aku), seperti menyebutkan warna dan mewarnai bidang gambar, menyusun balok, meronce, naik dan lompat dari kursi, meniti garis lurus, bermain tangkap dan lempar bola, menghitung benda, membedakan ukuran, menggambar bentuk, menyebutkan bagian-bagian tubuh, dan apa lagi yang lainnya aku lupa :)

Sepanjang observasi kemaren aku memang bisa lebih menikamati dibandingkan waktu observasi bulan sebelumnya. Mungkin karena bundaku diperbolehkan miss Emi mendampingi. Meski bunda juga mendampinginya dari jauh, tidak selalu berada disisiku, tapi aku merasa lebih nyaman karena ada bunda di dekat aku. Waktu di Al Azhar kan tidak, bunda menemani aku pas masuknya saja. Eh begitu ditinggal bunda keluar, aku nangis deh. Ya gimana ngga nangis ya … didalam banyak sekali orang-orang dewasa yang tak kukenal. Lalu kalau aku dipaksa untuk jawab ini itu kan takut :(

Udah gitu miss Eminya juga baik lagi. Selalu memuji dan mengajakku tos setiap kali aku menjawab dengan benar. Aku kan jadi tambah semangat bereksplorasi. Makanya ngga kerasa kalo observasinya ternyata lama banget, hampir 2 jam. Dan syukurlah, Alhamdulillah, hasilnya aku diterima di sekolah Al Jannah ini. Doain semoga di sekolah baruku ini nanti aku betah ya, amin.

Horeeee …. Bunda Antar Aku ke Sekolah

Hari Sabtu kemaren tanggal 27 Februari adalah hari ter-luarbiasa untukku. Untuk pertama kalinya aku diantar bunda sekolah. Coba, sudah 5 bulan sekolah, baru satu kali kemaren bunda mengantar aku. Hahai, soalnya aslinya aku sekolah setiap hari Selasa dan Kamis. Jadi karena kalau hari Selasa dan Kamis bunda bekerja, otomatis bunda tidak pernah bisa mengantar aku. Sedih sih, ngga kayak beberapa teman aku yang suka diantar mama atau bundanya … tapi ya mau gimana lagi, aku kan harus tetap sekolah meski tidak diantar bunda. Aku yakin kok kalau bunda juga ngga bekerja, pasti setiap hari sekolah bunda akan mengantar aku. Aku cintaaa deh sama bundaku :)

dscn15451dscn15521dscn15541

Nah, karena hari Selasa tanggal 23 februari kemaren, guru utama kelas aku bu Ima tidak bisa mengajar karena putrinya dirawat di rumah sakit (maaf ya bu Ima, aliyyah dan bunda tidak sempat menjenguk), sekolah mengganti kegiatan belajar hari Selasa ke hari Sabtu. Aku jelas senang karena ini berarti pasti bunda yang akan mengantar aku sekolah. Cihuy, benar, bunda yang mengantar aku ke sekolah. Doooo senangnya hatiku. Bunda juga sama saja senangnya, happy banget bunda bisa mengantar aku sekolah. Di sekolah bunda ngga bosan-bosannya foto-foto aku. Kesempatan langka begitu kata bunda, hehehe. Terima kasih bunda …. sudah mengantar Aya, mmmuah.